Bismillahirrahmanirrahim
Terjebak
istilah gagal move on? Memang move on itu tak semudah membalikan telapak
tangan. Tapi bukan berarti move on itu mustahil untuk dilakukan. Ada banyak
cara agar mempercepat proses move on. salah satunya adalah mengikhlaskan dan
menyerahkan semuanya pada Allah SWT.
Lagi, ikhlas
pun tidak mudah dilakukan karena pada dasarnya semua itu butuh proses. Saat
kita tahu bahwa proses mengikhlaskan itu sulit untuk dilakukan, maka
bertawakkal dan serahkan semuanya pada Allah. Kadang kala kita tak menyadari
cerita terbaik yang Allah siapkan bagi diri kita. Kadang kala kita tidak
menyadari hikmah dibalik rencana Allah. Malah lebih parahnya lagi, ada
seseorang yang justru memaksakan kehendak bukannya menerima kehendak.
Astaghfirullah
Tentu putus cinta itu pahit rasanya. Pengharapan
yang gagal pun pedih rasanya. Mengapa Allah patahkan hati kita? Mengapa Allah
hancurkan harapan kita pada seseorang? Itu karena takdir Allah tak mengijinkan
hati kita jatuh pada hati yang salah. Lah, terus kenapa kita masih bersedih?
Padahal tak mungkin Allah mengambil seseorang tanpa menggantikannya dengan yang
lebih baik. Jadi jangan bersedih. Saat Allah mengambil sesuatu darimu, ia akan
menggantikannya dengan yang lebih baik. Maka tetap tenang dan jangan tumbang karena cinta.
Yang saya tahu,
cinta itu membangkitkan semangat bukannya malah menghancurkan semangat. Move
on! Allah hanya tak ingin kamu berharap pada selain dia. Karena Allah cemburu
saat seorang hambanya terlalu mencintai ciptaanya, bukan penciptanya. Move on!
Allah berikan jalan terbaik untuk kamu memperbaiki diri. Saat pacaran, banyak
hal sia-sia yang tidak kamu sadari. Sebabnya, Allah patahkan kisah indah
tersebut agar kamu tak menyia-nyiakan banyak hal berharga dalam hidup.
Berbicara tentang pengalaman, saya juga
pernah merasakan patah hati. Saya juga manusia biasa yang bisa merasakan sakit
hati. Bahkan saking pedihnya, saya menangis habis-habisan, saya pasang status
galau bertubi-tubi hingga orang bertanya, “kamu kenapa? Kayanya pedih banget?”
iya emang!!!
Banyak orang
yang seakan menatap iba pada saya. Bagaimana tidak, patah hati itu pedih.
Namun, hari
demi hari berlalu, bulan demi bulan berlalu, akhirnya saya paham betul apa
hikmah dibalik patah hati tersebut. ada banyak hal berharga yang saya bisa
perbuat saat patah hati. Diantaranya, saya dapat belajar bahwa patah hati itu
mendewasakan diri. Saya dapat belajar, bahwa pengharapan yang dibangun setinggi
mungkin maka apabila harapan itu jatuh, ia akan hancur sehancur hancurnya. Maka
saya lebih berhati-hati apabila berharap pada seseorang. lalu dengan rasa
ikhlas, saya lepaskan doi dan mencoba move on karena Allah pasti menyiapkan
rencana yang lebih indah.
Move on! Jangan menyia-nyiakan waktu
karena bersedih. Bersedih secara berlebihan itu tidak baik. La tahzan! innallah
ma’ana (jangan bersedih! Sesungguhnya Allah bersama kita”)
Lepaskanlah
setiap kisah pahit tersebut. dan perbaiki diri agar lebih dekat dengan Allah.
Niatkan Move On karena Allah. Percantik diri dengan akhlak yang baik, juga iman
dan taqwa yang semakin lekat dengan diri.
Sebab, saat
kita berusaha memperbaiki diri karena Allah, maka Allah akan kirim jodoh
terbaik untuk kita. karena, jodoh adalah cerminan diri. InsyaAllah
Maka dari itu, move on lillahita’ala. Move
on itu tidak mudah, tapi yang membuat move on menjadi lebih mudah adalah saat
kita bertawakkal, berserah diri pada Allah. Kalau kita yakin skenario Allah itu
indah, maka haram hukumnya bersedih secara berlebihan. Karena, bersedih secara
berlebihan itu adalah hal yang sia-sia. Bahkan baru kali ini saya sadari bahwa
menangis habis-habisan, pasang status galau bertubi-tubi itu adalah hal yang
memalukan. Dan mulai dari sekarang, saya lebih banyak tersenyum dan tersenyum
walau sebenarnya hati remuk, tapi saya tak banyak bicara. Banyak hal yang ingin
saya tulis, tetapi hati berbisik, “tak apa lah, Allah lebih tahu”. Sudahlah,
tak usah pasang banyak status galau, sebab Allah lebih tahu apa yang kita
rasakan.
Niatkan move
on karena Allah, sebab saat zulaikha mencintai nabi yusuf, Allah menjauhkannya.
Lalu, saat zulaikha mencintai Allah, Allah hadiahkan nabi yusuf untuk zulaikha.
Itulah,
skenario Allah memang yang terbaik. Maka dari itu, move on lillahita’ala dan
perbaiki kualitas diri. Pribadi yang baik akan mendapat jodoh yang terbaik
pula. Sebab saya yakin, laki-laki yang baik untuk wanita yang baik dan
laki-laki yang keji untuk wanita yang keji. Begitupun sebaliknya
Ingin dapat jodoh terbaik? Maka perbaiki diri.
insyaAllahayo Move On Lillahita'ala!
0 Response to "Move On Lillahita'ala"
Posting Komentar